Bendung badai brainrot, lindungi anak dari banjir konten gawai yang merusak

Fenomena Ballerina Cappucina, Tralalero Tralala, dan animasi absurd sejenisnya kini membanjiri layar gawai anak-anak. Konten anomali ini menjadi semakin populer bukan hanya karena daya tarik visual, tapi juga karena algoritma yang mendorong konsumsi berulang. Akhirnya anak-anak menjadi ‘penikmat pasif’ dari konten tidak mendidik. Lisa menambahkan, dampak brainrot tak hanya menyerang kemampuan belajar, tapi juga aspek emosi dan sosial anak. Anak jadi lebih kasar, mudah tersinggung, bahkan mengalami kecemasan berlebih. Empati pun menipis karena otak anak-anak menjadi terbiasa melihat konten yang palsu dan tak berperasaan. Komunikasi yang hangat dan kepercayaan diri anak akan menjadi pelindung terbaik dari pengaruh buruk dunia digital. Jika anak punya rasa aman dari rumah, mereka akan lebih tahan terhadap tekanan luar. Di era
serba cepat dan penuh distraksi ini, kehadiran yang hangat dan penuh pengertian dari orang dewasa adalah fondasi perlindungan terbaik bagi anak

Unknown Unknown PT Infomedia Nusantara Indonesian Petra Chronicle Newspaper clippings Unknown Nusantarapos.co.id, 12 Juni 2025 ALGORITHMS; ANOMALOUS FILM; EDUCATION, PRESCHOOL

Files