10 Mahasiswa PCU lolos IISMA 2024 Skema Co-Funding, Good news again from IISMA 2024! Sejumlah 10 mahasiswa PCU atau Petra Christian University dari berbagai program studi berhasil lolos dalam IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) skema Co-Funding. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia (RI). Ini merupakan kesempatan kedua bagi para mahasiswa pejuang IISMA reguler yang belum beruntung. Lewat skema Co-Funding ini, mereka tetap berkesempatan untuk melakukan studi selama satu semester di perguruan tinggi ternama dari berbagai negara,” kata Kepala International Office atau KUI (Kantor Urusan Internasional) PCU, Elisa Christiana, B.A., M.A., M.Pd. Sementara itu dalam Era digital, dengan platform media sosialnya, memiliki kecenderungan untuk hanya menampilkan kesuksesan, tanpa proses di baliknya. Segala sesuatu juga serba cepat dan mudah di era digital. Akibatnya, banyak orang terhasut untuk melakukan apapun secara instan, tak terkecuali bagi insan muda kreatif dalam menghasilkan karya. Era digital membuat mereka enggan berproses dan ingin serba instan. Oleh karena itu, FHIK (Faculty of Humanities and Creative Industries) PCU atau Petra Christian University menghadirkan Bharatika Creative Design Festival pada 23 - 25 Mei 2024. “Tahun ini kami mengambil tema Kreaktor, yang berasal dari kata kreatif, kreasi, dan reaktor. Artinya, Bharatika hadir untuk menjadi reaktor yang memicu para insan muda agar berani berproses dalam berkreasi,” ujar Veronica Singajaya selaku ketua acara. Pada hari terakhir (25/05), Bharatika menghadirkan Food Styling Workshop. “Ini menjadi wadah bagi insan kreatif dalam berkreasi membuat suatu karya desain dan seni. Mereka juga bisa belajar teknik menata makanan agar lebih indah dan menarik untuk difoto,” imbuh Veronica. Satu hal baru di PCU, buka Fakultas Kedokteran, UK Petra siap cetak dokter masa depan yang unggul berkarakter. Berita bahagia datang dari Universitas Kristen Petra, Surabaya (UK Petra), yang telah resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 319/E/O/2024. Ini merupakan wujud komitmen UK Petra untuk ikut terlibat aktif dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Dekan FK UK Petra, Prof. Dr. Nancy Margarita Rehatta, dr., Sp.An-TI, Subsp. N.An.(K), Subsp. M.N.(K)., mengungkapkan bahwa kuota perdana yang dibuka untuk calon mahasiswa kedokteran pada tahun ajaran 2024/2025 ini mencapai 50 orang. Prof. Rita, begitu ia akrab dipanggil, menambahkan bahwa FK UK Petra juga dilengkapi dengan kurang lebih 40 tenaga pengajar atau dosen, 10 Laboratorium Biomedik, dan beberapa fasilitas penunjang seperti Ruang Baca, Ruang Tutorial, dan ruang pembelajaran berteknologi VR (Virtual Reality). Sedangkan untuk Laboratorium Biomedik yang menjadi unggulan adalah Laboratorium Anatomi & Anatomi Digital, serta Laboratorium Fisiologi & Fisiologi Digital. Kedua laboratorium itu dilengkapi dengan alat yang paling canggih dan terkini di bidang kedokteran. Dibukanya FK UK Petra ini harapannya dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia, terutama di daerah terpencil. Untuk menyongsong perkembangan di era digitalisasi, kami juga berkomitmen menghasilkan dokter yang punya kemampuan di bidang Health Informatics,” tambah Guru Besar sekaligus dokter spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif itu. Kini kami siap memulai pembelajaran FK di UK Petra mulai bulan Agustus 2024. Di samping proses mempersiapkan rumah sakit (RS) milik sendiri, UK Petra juga telah berkolaborasi dengan beberapa pihak sebagai RS Pendidikan, RS Utama, RS Satelit/Jejaring, dan RS Afiliasi,” pungkas Prof. Rolly.