Seiring menurunnya pandemi COVID-19, aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Perekonomian kembali memulih, begitu juga dengan bidang F&B. Perkembangan F&B menjadi lebih pesat setelah pandemi. Konsumen menjadi lebih tertarik dengan inovasi F&B, terutama inovasi minuman kekinian. Salah satu brand minuman kekinian ternama di Surabaya adalah Cheskee. Produk Cheskee berupa minuman segar dan minuman berbasis “cream cheese”. Tetapi dalam setahun terakhir brand Cheskee terlihat sudah hampir mencapai puncak product life cycle nya di ‘pendewasan’. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menentukan strategi komunikasi brand yang digunakan brand sudah sesuai dengan fase PLC-nya sekarang. Penelitian akan berpacu pada konten media sosial yang digunakan brand, yaitu Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, di mana data dan hasil analisis akan dibedah terperinci. Hasil penelitian ini merupakan kesimpulan apakah strategi komunikasi brand yang dipakai sudah sesuai dan memenuhi kebutuhan di fase PLC ‘maturity’. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan brand untuk tiap fase product life cycle berbeda dan dapat dilakukan penyesuaian seiring perpindahan fase PLC.