Kebanyakan orang beranggapan bahwa real estate selalu berkaitan dengan rumah, gedung perkantoran atau apartemen. Bahkan sebagian masyarakat menganggap bahwa jurusan real estate tidak menjanjikan masa depan yang cerah sehingga kebanyakan siswa SMA lebih memilih untuk mengambil jurusan lain. Hal inilah yang membuat jurusan real estate sepi akan peminatnya. Anastasia, sebagai staf pengajar Fakultas Ekonomi (FE) program studi real estate di universitas Kristen Petra mengaku kesal setiap kali mendengar pandangan orang-orang terhadap jurusan real estate bahwa jurusan tersebut tidak memberikan prospek kerja yang jelas. Mendengar hal ini, Anastasia pun membantah bahwa jurusan real estate tidak hanya berkaitan dengan rumah, gedung perkantoran atau apartemen karena sebenarnya kuburan juga termasuk dalam real estate. Banyak orang tidak melihat peluang yang besar ini, bayangkan saja jika tidak yang perusahaan real estate yang mengurus kuburan padahal jumlah pengguna makam meningkat sepuluh tahun. Jika tidak di urus maka dapat diperkiraan bahwa sepuluh tahun kedepan kita semua akan kesulitan untuk mencari makam.