Pasar modern di kota Banjarmasin

Kota Banjarmasin merupakan salah satu ibukota di Indonesia yang perekonomiannya masih kurang berkembang. Perkembangan aktivitas perekonomiannya dibuat dengan munculnya beragam jenis perdagangan dan jasa. Salah satu jenis fasilitas yang mendukung perdagangan dan jasa adalah pasar modern dan pasar tradisional. Karena di Banjarmasin pasar tradisional yang masih kurang bersih yang membuat tidak nyaman dan pasar modern yang tidak terawat sehingga perancangan pasar modern dapat menjadi penyelesaian dari permasalahan pasar yang kurang memadai dan menjadi pasar yang modern dan sehat di Banjarmasin. Dengan adanya pasar modern ini akan membuat peningkatan ekonomi kota Banjarmasin, yang akan berdampak pada peningkatan peluang usaha, ekonomi warga kota Banjarmasin, dan nilai pendapatan. Untuk membantu pengunjung dan pengelola dapat berbelanja dan mengatur barang dengan nyaman dan efisien maka digunakan pendekatan sistem sirkulasi. Penerapan sistem sirkulasi pada desain adalah grid sirkulasi yang berasal dari grid rak di dalam pasar yang mengoptimalkan pemanfaatan ruang dan kemudahan akses pengunjung.

DANIEL ERICO WENAS Ir. Benny Poerbantanoe, MSP. (Advisor 1); Wanda Widigdo Canadarma (Advisor 2); Christine Wonoseputro (Advisor 3); Angela Christysonia Tampubolon, S.T., M.T. (Examination Committee 1); Ir. V.P. Nugroho Susilo, M.Bdg.Sc. (Examination Committee 2); Ir. Handinoto, M.T. (Examination Committee 3); Bram Michael Wayne, S.T., M.Ars. (Examination Committee 4) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No. 01024499/ARS/2023; Daniel Erico Wenas (B12190124) MARKETS--DESIGN AND CONSTRUCTION; SHOPPING CENTERS--DESIGNS AND PLANS

Files