Seaglass alias pecahan batu kaca biasa banyak ditemukan di bibir pantai. Ternyata, bahan sepele ini bisa menjadi nilai jual di tangan Athalia Michelle. Mahasiswa UK Petra, Surabaya ini berhasil merancang, "Inovasi Bisnis Sela Jewelry sebagai Perhiasan Berbahan Seaglass di Bali”. Rancangan perhiasan dari seaglass ini menjadi bahan Tugas Akhir (TA) Athalia Michelle. Ia akan di wisuda pada akhir pekan ini. “Saya sangat terdorong memanfaatkan limbah kaca untuk menjadi produk yang bernilai lebih bahkan bisa menjadi tambahan penghasilan. Sekaligus saya ingin mengurangi limbah yang ada di pantai," ungkap gadis kelahiran Denpasar, Bali ini. Awalnya, mahasiswa dari jurusan Visual Communication Design ini, mencari bahan bakunya di pantai berkarang atau berbatu, kemudian dirapikan bentuknya ke tukang batu. Baru diproses menjadi sebuah perhiasan yang cantik. “Saya mendesainnya seaglass ini menggunakan copperware yang menghasilkan tiga produk yaitu kalung, gelang dan cincin dengan brand bernama Sela Jewelry," tambah mahasiswa dengan IPK 3,57 ini.