Self disclosure ibu hamil di luar nikah kepada anaknya

Hamil di luar nikah dianggap memalukan secara sosial budaya di dalam kelompok-kelompok masyarakat di Indonesia. Sehingga sulit bagi ibu yang hamil di luar nikah untuk mengungkapkan dirinya. Dalam hal ini ada ibu yang berinisiatif untuk melakukan self disclosure hamil di luar nikah pada anaknya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemaknaan self disclosure ibu yang hamil di luar nikah kepada anaknya. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, peneliti mendapatkan 3 esensi self disclosure ibu hamil di luar nikah. Pertama alasan ibu melakukan self disclosure yang dipengaruhi oleh budaya, pengalaman traumatis, usia, dan kejujuran. Kedua, proses ibu melakukan self disclosure dimulai dari klise, fakta, opini, hingga perasaan. Ketiga, dampak setelah melakukan self disclosure adalah kedalaman hubungan ibu dan anak.

YESSIE ANGELIA Grace Swestin (Advisor 1); Desi Yoanita (Advisor 2); JUDY DJOKO WAHJONO TJAHJO, S.E.,M.Si. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 10010938/KOM/2013; Yessie Angelia (51409143) INTERPERSONAL COMMUNICATION

Files