Login
Login
Perencanaan dan pembuatan sistem pengering kelapa dengan bahan bakar sabut kelapa
Selama ini proses pengeringan kelapa sebagai bahan baku kopra dilakukan secara konvensional dengan menjemurnya atau dikeringkan di dalam gubuk dengan api. Pengeringan ini tidak efektif dari segi waktu dan tingkat kebersihan kopra. Hal ini menyebabkan minyak kelapa hasil perasan kopra menjadi berkurang kualitasnya. Selama ini diperlukan hingga 7-9 hari untuk penjemuran dan kopra yang dikeringkan terkontaminasi asap pembakaran jika dikeringkan dalam gubuk. Selain itu, sabut kelapa hasil pengupasan juga masih menjadi limbah.
Berdasarkan perhitungan untuk mengeringkan kelapa dengan kapasitas 50 kg/hari diperlukan kalor sebesar 170,405 kW. Kalor tersebut disuplai oleh alat penukar panas yang berbentuk shell and tubes yang memiliki efektifitas sebesar 57,08%.
Dari hasil pengujian prototipe, proses pengeringan mampu mengeringkan 2 kg kelapa menjadi 1,116 kg selam 8 jam dengan laju penguapan sebesar 1.64 X 10 -5 kg/s. Validasi menunjukkan selisih 5,48 % antara hasil perhitungan dengan hasil eksperimen.
Program Studi Teknik Mesin
Universitas Kristen Petra
2012
Indonesian
S1
Skripsi No. 02010986/MES/2012; Yung Mustofa Iwan (24407008)
Similar collections by subject
Close
Download QR code