Penggunaan bottom ash sebagai material dalam CLSM (Controlled Low Strength Material)

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemanfaatan residu hasil dari pembakaran batu bara yang berupa bottom ash dalam CLSM. CLSM adalah suatu material yang bersifat flowable yang utamanya digunakan untuk urugan sebagai pengganti dari tanah urug yang dipadatkan. Pembuatan benda uji dilakukan dengan membuat beberapa mix design dengan proporsi semen antara ( 85- 133 ) kg/m 3 untuk mendapatkan kekuatan akhir pada umur 28 hari minimum 50 psi ( 3,45 kg/cm 2 ) dan maksimum 150 psi ( 10,34 kg/cm 2 ). Hasil
penelitian yang diberikan dalam paper ini berupa karakteristik / sifat CLSM segar dan kekuatan dari CLSM.
Dari evaluasi hasil penelitian dapat dikatakan bahwa penggunaaan bottom ash akan memerlukan air yang lebih banyak untuk mencapai flowability yang diinginkan ( 200 mm ), bottom ash yang digunakan dalam penelitian ini sebagian berfungsi sebagai filler dan sebagian berfungsi sebagai pengganti pasir. Bottom ash ini tidak bisa digunakan dalam struktur beton karena kandungan karbonnya yang tinggi

HENNY CHRISTINA E.S; TJIOE MEGAWATI Ir. GIDEON HADI KUSUMA, M.Eng. (Advisor 1); Handoko Sugiharto (Advisor 2); Januar Buntoro (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 995 S; Tjioe Megawati (21494105), Henny C.E. Saputra (21494250) CONCRETE-TESTING

Files