Perhitungan keandalan transmisi sutet 500 KV Paiton Garti terhadap sambaran petir dengan metode dua titik

Salah satu gangguan pada saluran transmisi yaitu gangguan kilat akibat sambaran petir, baik langsung maupun tidak langsung, dan menyebabkan terganggunya saluran transmisi dalam menghantarkan daya listrik, sehingga perlu adanya sistem yang handal agar supply listrik ke konsumen dapat terpenuhi secara kontinyu. Ada banyak metode dalam menganaiisa gangguan petir pada saluran transmisi diantaranya Metoda Dua Titik. Metoda ini yang dianggap paling baik dalam menghitung angka keluar (trip tersambar petir) pada instalasi SUTET.
Secara garis besar Metoda Dua Titik itu adalah :
- Menghitung angka keluar pada saluran transinisi jika petir menyambar kawat phasa diantara dua menara
- Menghitung angka keluar jika petir menyambar tepat pada menara transmisi
Pada transmisi Paiton-Grati 500 kV berdasarkan hasil perhitungan dengan Metoda Dua Titik akan mengalami trip sebanyak 3,3 kali dalam setahun. Hal-hal yang paling berpengaruh dalain perhitungan adalah terlalu lebarnya posisi kawat phasa terhadap kawat pelindung, lebar jarak menara, dan pengaruh tahanan kaki.

BAGUS HADI PRASETYO Stephanus A. Ananda, S.T., M.Sc. Ph.D. (Advisor 1); Hanny Hosiana Tumbelaka (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No.99/E/TST/032/311; Bagus Hadiprasetyo (23492184) ELECTRIC POWER TRANSMISSION

Files