Amblesnya jalan raya Gubeng Surabaya ditengarai akibat kesalahan konstruksi pengerjaan basement (bawah tanah) proyek
pengembangan RS Siloam di kawasan tersebut. Tengarai itu dipandang oleh Pakar Perencanaan Wilayah Kota, Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, Benny Poerbantanoe perlu diambil pelajaran agar tidak terulang kembali. Dikatakan Benny, perlu juga pengkajian yang lebih mendalam, apakah kesalahan konstruksi bangunan bawah tanah dari proyek pengembangan rumah sakit itu benar-benar mengakibatkan amblesnya jalan di sekitarnya. Benny Poerbantanoe lantas menambahkan, kawasan Jalan Raya Gubeng selama puluhan tahun merupakan kawasan permukiman. Namun ketika kawasan permukiman berubah fungsi secara ekonomis menjadi kawasan berfasilitas umum yang lebih besar dan kompleks, tentunya dibutuhkan kecermatan hitung-hitungan konstruksi di tiap-tiap bangunannya.