Penelitian ini meneliti hambatan-hambatan penerapan pola makan sehat dalam masyarakat Surabaya, dengan menggunakan variabel-variabel yang ditemukan oleh Kaufusi, (2020) yakni lingkungan fisik dan keluarga, kenyamanan dan kemudahan, manajemen waktu, stres, literasi kesehatan, dan media, yang telah teradaptasi untuk penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan membandingkan hambatan-hambatan yang ada dalam masyarakat terhadap pola makan sehat, membandingkannya pada niat perilaku untuk penerapan pola makan sehat. Penelitian mencapai tujuannya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier, melihatkan keterhubungan hambatan-hambatan tersebut kepada niat perilaku. Penelitian menggunakan data set sebesar 157 responden dewasa yang berdomisili di Surabaya. Hasil penelitian menemukan bahwa dari ke-enam variabel tersebut, lingkungan fisik dan keluarga serta literasi kesehatan merupakan hambatan yang paling prevalen dalam penerapan pola makan sehat. kemudahan dan kenyamanan serta stress merupakan hambatan yang cukup prevalen. Sebaliknya, kekurangan waktu dalam menyiapkan dan memasak bisa dijadikan sebagai motivator bagi responden di Surabaya, menunjukkan bahwa hambatan memotivasi masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat. Media, sebagai hambatan tidak memiliki pengaruh signifikan.