Perancangan set furniture convertible dengan konsep space saving untuk ruang sekolah minggu di Gereja Reform Exodus Community Kutisari Surabaya

Sekolah minggu merupakan institusi pendidikan agama dan moral yang berfungsi sebagai wadah pengembangan kerohanian bagi anak-anak, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, dan psikologis. Di REC Kutisari, yang merupakan bagian dari Reformed Exodus Community, sekolah minggu diselenggarakan untuk mendukung jemaat yang memiliki anak, dengan fokus pada anak-anak berusia 3-7 tahun. Rentang usia ini merupakan masa emas perkembangan otak, di mana stimulasi yang optimal sangat diperlukan. Oleh karena itu, lingkungan, makanan, dan furnitur yang disediakan harus mendukung perkembangan anak. Namun, keterbatasan ruang di sekolah minggu mendorong perlunya penerapan konsep space saving melalui perancangan furnitur konvertibel. furnitur konvertibel, yang dirancang untuk multifungsi dan efisiensi ruang, bertujuan untuk menciptakan area bermain yang lebih luas dan mendukung aktivitas anak-anak. Selain itu, kurangnya furnitur yang memadai sangat diperlukan untuk membantu perkembangan anak terkhususnya dalam perkembangan fisik. karena itu diperlukan perhatian pada aspek ergonomi dan antropometri. Pengembangan furnitur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan perabot yang ringkas dan multifungsi, sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak di sekolah minggu khususnya dalam kegiatan belajar mengajar dan aktivitas bermain anak.

MELISA AUDREY UNTONO Grace Setiati, S.Sn., M.Ds. (Advisor 1); LUCKY BASUKI, SE.,MH. (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Karya Laporan Karya No. 00022379/DIN/2025; Melisa Audrey Untono (E11200103) FURNITURE DESIGN; FURNITURE MAKING; CHILDREN'S FURNITURE--DESIGN

Files