Industri makanan cepat saji di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, mendorong persaingan yang ketat antar pelaku usaha lokal maupun global. Dalam menghadapi kondisi tersebut, mempertahankan pelanggan menjadi krusial, salah satunya dengan mendorong repurchase intention. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perceived value terhadap repurchase intention dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi pada Jatinangor House di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melibatkan 104 responden yang telah melakukan pembelian produk Jatinangor House minimal dua kali dalam tiga bulan terakhir dan berusia minimal 17 tahun. Teknik analisis data menggunakan software SmartPLS 3.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention dan customer satisfaction. Selain itu, customer satisfaction juga berpengaruh positif terhadap repurchase intention serta memediasi secara signifikan hubungan antara perceived value dan repurchase intention.