Perancangan interior Kafe Boosdi Sumbawa dengan pendekatan biophilic desain
Industri kafe di Sumbawa yang kian kompetitif menuntut strategi desain interior yang mampu menciptakan pengalaman ruang yang khas dan meningkatkan daya saing. Permasalahan utama dalam perancangan Kafe Boos adalah bagaimana menciptakan suasana nyaman dengan pencahayaan alami yang optimal tanpa paparan berlebih, serta integrasi elemen alami yang harmonis. Tujuan dari perancangan ini adalah menghasilkan desain interior yang estetis, fungsional, dan mendukung kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang terdiri dari tahap understand, observe, point of view, ideate, prototype, dan test. Hasil perancangan melahirkan konsep “Sela Buana” yang diterapkan melalui fasad penyaring cahaya, zonasi fungsi, serta penggunaan material alami, vegetasi, dan pencahayaan barrisol. Penataan ruang fleksibel seperti booth melingkar dan meja servis modular mendukung kenyamanan dan pengalaman pengguna. Desain akhir menjawab permasalahan awal dan memperkuat identitas Kafe Boos sebagai destinasi yang mendukung kesejahteraan dan loyalitas pelanggan.