Bola tangan merupakan permainan bola besar yang sudah ada sejak abad 130-200 masehi, yaitu pada zaman Yunani Kuno. Olahraga ini mirip futsal, tetapi cara bermain bola tangan hampir seluruhnya mengandalkan kedua tangan. Kota Probolinggo masih minim prestasi di bidang olahraga bola tangan dan juga fasilitas pelatihan khusus bola tangan belum ada. Perancangan fasilitas olahraga bola tangan bertujuan mengembangkan potensi atlet muda bola tangan kota Probolinggo dan meningkatkan keberadaan permainan bola tangan di Kota Probolinggo. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan struktur. Fasilitas ini membutuhkan struktur bentang lebar untuk mendukung fungsi bangunan. Tujuan pemilihan pendekatan ini untuk menciptakan bangunan yang strukturnya tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat menjadi ikon baru kota Probolinggo, meningkatkan prestasi atlet, dan dapat menarik minat masyarakat terhadap olahraga bola tangan.