Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi generasi sandwich dalam episode pertama serial Nightmares and Daydreams karya Joko Anwar dengan menggunakan teori representasi Stuart Hall dan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Generasi sandwich, yakni individu yang menanggung beban ganda dalam merawat orang tua yang menua dan anak-anak, menjadi fokus utama dalam narasi serial ini. Penelitian dilakukan di Surabaya pada periode Februari hingga Juni 2025 dengan metode analisis kualitatif yang memadukan kajian visual dan simbolis. Data utama diperoleh melalui analisis langsung terhadap episode pertama serial ini, sementara data sekunder dikumpulkan dari literatur akademik dan respons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual dan simbolisme dalam serial ini mampu merepresentasikan tekanan finansial, emosional, dan psikologis yang dialami generasi sandwich. Serial ini juga memberikan sudut pandang baru mengenai dampak sosial-ekonomi yang dihadapi kelompok ini di Indonesia. Penelitian merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut atas representasi isu sosial dalam media populer untuk meningkatkan kesadaran publik dan memperluas pemahaman lintas disiplin.