Pemahaman masyarakat Indonesia yang masih sangat kurang terhadap pentingnya kesehatan mental dan adanya fenomena peningkatan diagnosa gangguan ADHD yang sedang terjadi di seluruh dunia mendorong desainer untuk menciptakan produk yang nyaman namun dapat menyampaikan pesan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif yaitu melalui wawancara mendalam dan studi pustaka serta observasi secara langsung untuk mengetahui seperti apa perkembangan informasi mengenai ADHD di Indonesia serta bagaimana respon mereka yang memiliki ADHD terhadap pakaian itu sendiri. Hasil penelitian sendiri menyoroti pentingnya bagi masyarakat untuk bisa lebih terbuka terhadap topik kesehatan mental serta pemilihan bahan, warna dan konstruksi yang tepat untuk menciptakan pakaian yang nyaman bagi neurodivergent. Faktor krusial lainnya adalah memastikan bahwa desain pakaian dan motif tidak terlalu rumit serta lebih longgar guna membuat pemakai lebih nyaman dalam beraktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi industri fashion di Indonesia dan bagi masyarakat terkhusus kepada mereka yang memiliki ADHD dengan menciptakan pakaian yang tidak hanya enak dipandang, namun juga nyaman dan mudah untuk dijangkau serta dapat menjadi jembatan bagi neurodivergent dan masyarakat awam.