Tumpukan masker habis pakai banyak ditemukan di tempat sampah. Limbah masker ini salah satunya dampak dari pandemi Covid-19. Dalam mengurangi limbah masker yang cukup banyak, mahasiswa Desain Interior Produk Universitas Kristen (UK) Petra, Olivia Tantiono mengolahnya menjadi material lampu hias dan kursi dengan tebal 1 milimeter. Olivia sapaan akrabnya mengungkapkan, inovasi ini berangkat dari persoalan pandemi yang banyak menghasilkan limbah masker, karena penerapan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi setiap 4 jam sekali masker harus diganti. “Saya lihat kokoh dan papa saya pakai masker dan selalui berganti tiap 4 jam sekali. Karena numpuk di tempat sampah jadi saya memutuskan untuk mengolah masker menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dan yang saya gunakan bukan termasuk kategori limbah masker di Fasyankes. Akan tetapi masker yang masuk kategori limbah domestik,” kata Olivia yang berhasil meraih predikat cumlaude dalam wisuda
ke-83 UK Petra.