Dua tahun belakangan, pandemi Covid-19 membuat pola kehidupan berubah. Salah satunya manusia yang harus terbiasa melakukan banyak aktivitas di satu tempat. Kondisi itulah yang memicu kreativitas mahasiswa di Surabaya untuk membuat furnitur multi fungsi. Seperti karya milik Renatha Aurelia, mahasiswa semester 4 Program Studi (Prodi) Desain Interior UK Petra Surabaya. Kursi berbahan utama kayu yang bisa digunakan dengan 3 posisi. Duduk lesehan dengan punggung bersandar, duduk setengah berdiri, dan duduk seutuhnya dengan kaki bertumpu. Renatha mengaku selama pandemi, membu tuhkan waktu hampir seharian di kamar yang berukuran sempit. Ide itu muncul setelah merasa kesulitan setiap kali harus duduk bersila di lantai saat mengerjakan tugas membuat maket. “Kalau pakai kursi ini ada alasnya, terus bisa sandaran juga. kalau mau santai banget, sandarannya bisa dimiringkan, karena bisa diatur. Karena ruangan sempit juga, kursi dibuat bisa dipakai duduk setengah berdiri atau mau duduk sepenuhnya juga kuat sampai berat badan maksimal 100 kilogram,” ujar Renatha sambil mempraktikkan pengaturan kursi kayunya.