Login
Login
Perancangan media promosi dari produk TIE DYE dan kain tradisional Maluku guna melestarikan kebudayaan daerah
Kebutuhan fashion tiap orang selalu berubah seiring berkembangnya zaman. Pengaruh teknologi seperti sosial media, tv, dan internet juga memudahkan orang-orang dalam mendapatkan informasi-informasi akan perkembangan fashion, salah satunya adalah produk tie dye yang sedang trend di jaman sekarang. Disisi lain kain-kain tradisional semakin terlupakan di kalangan anak muda Indonesia karena dianggap kuno dan sudah ketinggalan zaman. Salah satunya adalah kain tradisional asal Maluku yaitu tenun Tanimbar. Perancangan ini bertujuan sebagai media promosi dari produk Culture Reworked untuk anak muda di Ambon. Dengan berdasarkan fokus utama dalam perancangan yaitu agar anak muda dapat lebih sadar untuk melestarikan budaya daerah terkhususnya di Kota Ambon sehingga tidak terlupakan seiring perkembangan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitif dan untuk proses pengumpulan data dengan studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil dari perancangan ini menunjukan bahwa kalangan anak muda di Kota Ambon ingin turut serta dalam melestarikan budaya yang ada karena mereka telah menyadari bahwa kebudayaan lokal yang dimiliki memiliki potensi untuk dikembangkan dalam industri fashion.
Program Studi Desain Komunikasi Visual
Universitas Kristen Petra
2021
Indonesian
S1
Promosi Produk
Promosi Produk No. 00023681/DKV/2021; Felton Rivaldo Sandyego Dumalang (E12170180)
Similar collections by subject
No similar collection available.
Close
Download QR code