Studi efektivitas parit dalam mengurangi getaran

Beban berjalan yang berasal dari kendaraan bermotor dapat mengakibatkan timbulnya getaran pada bangunan di sekitarnya. Gangguan tersebut semakin parah dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya. Beberapa metode telah dilaksanakan untuk mengurangi rambatan getaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembuatan hambatan berupa parit kosong (open trench) untuk memotong rambatan getaran. Lokasi penelitian dilakukan pada daerah pertambangan batu di Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Jenis tanah termasuk dalam klasifikasi tanah lempung dan lanau berpasir. Tujuan penelitian untuk mengetahui kedalaman efektif parit dalam mengurangi getaran. Jarak dari sumber getaran ke titik yang ditinjau sebesar 10 m, 12 m, 14 m dengan variasi kedalaman parit 0 m, 0,8 m, 1,3 m, 1,9 m, 2,6 m dan 2,9 m. Rambatan gelombang direkam menggunakan Seismograph OYO McSeis-SX 3 channel dan geophone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman parit sebesar 0,8 m - 1,3 m sudah efektif dalam mengurangi getaran karena telah berhasil menurunkan energi dan daya gelombang masing-masing sebesar 71% dan 83% dibandingkan dengan keadaan sebelum ada parit.

ARCELINA SAPUTRI DAMMARA; MARIA NOVIANI Gogot Setyo Budi (Advisor 1); Joko Purnomo S.T., M.Sc. (Advisor 2); Daniel Tjandra (Examination Committee 1); Ir. Johanes Indrojono Suwono, M.Eng. (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 10012501/SIP/2021; Arcelina Saputri Dammara (B11170059), Maria Noviani (B11170075) SLURRY TRENCH CONSTRUCTION

Files