Museum Danau Toba di Balige, Toba

Perancangan ‘Museum Danau Toba di Balige,Toba’ ini difokuskan pada aspek aspek sejarah dan budaya Toba. Dengan lokasi bangunan yang memiliki view yang sangat indah, perlu dipikirkan bagaimana membuat sebuah desain yang memaksimalkan view tetapi penyampaian pengetahuan tentang Danau Toba tidak terganggu. Penggunaan transisi dalam sekuens mampu memisahkan fokus pengunjung sehingga dapat menerima pengetahuan yang ingin disampaikan dengan baik dan juga, konsentrasi pengunjung tidak terpecah. Lantai dasar museum digunakan sepenuhnya untuk publik yang mungkin tidak berencana untuk masuk kedalam museum, dan menggunakan open-deck podium untuk memberi kesan terbuka dan menarik penduduk sekitar untuk masuk kedalam museum. Museum dibagi menjadi 3 bagian; Museum Budaya, Museum Sejarah, dan Museum Letusan Gunung. Dari 3 museum ini pengunjung akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang sejarah dan budaya Batak Toba, sekaligus mengerti proses terbentuknya Danau Toba secara beruntut.

ADRIAN REYNALDO Ir. Bisatya Widadya Maer, M.T. (Advisor 2); Dr. Ir. Joyce Marcella Laurens, M.Arch. (Advisor 1); Wanda Widigdo Canadarma (Advisor 3); Frans Soehartono (Examination Committee 3); Ir. Riduan Sukardi, M.T. (Examination Committee 2); Roni Anggoro, S.T., M.A.Arch. (Examination Committee 1); Elvina Shanggrama Wijaya (Examination Committee 4) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No. 02024212/ARS/2021; Adrian Reynaldo (B12170059) ART MUSEUMS; HISTORICAL MUSEUMS--DESIGNS AND PLANS

Files