Login
Login
Optimasi desain pencahayaan pada coffee shop bangunan cagar budaya di Surabaya
Coffee shop dengan kualitas yang baik optimal disarankan dengan standar 200 lux, namun Tanamera Coffee dan Völks Coffee terdapat area dengan glare yang tinggi sehingga terdapat area yang tidak memiliki penyebaran cahaya yang optimal sehingga lux yang dihasilkan tidak sama (90-150 lux). Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan desain pencahayaan dalam coffee shop. Penelitian akan dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan simulasi dengan perangkat lunak DIALux evo 8.2 untuk mensimulasi pencahayaan. Dan didapatkan hasil pencahayaan optimal namun perubahan material tidak terlalu mempengaruhi
Program Studi Desain Interior
Universitas Kristen Petra
2020
Indonesian
S1
Skripsi No. 00011876/DIN/2020; Alicia Inneke Alvirizu (41416009)
Similar collections by subject
Close
Download QR code