Login
Login
Cara pendekatan perhitungan kuantitas pembesian pada pelat lantai struktur beton bertulang (studi kasus ruko 4 lantai di Surabaya)
Estimasi khususnya estimasi biaya, digunakan pada dunia konstruksi sebelum proyek dimulai atau pada saat tender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas pembesian dengan menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu metode pendekatan dan metode definitif (bar bending schedule). Data yang digunakan adalah denah struktur, denah detail pelat dan RAB untuk pelat lantai struktur beton bertulang.
Penelitian diawali dengan mencari kuantitas pembesian pelat struktur beton dengan metode pendekatan yang kemudian hasilnya disebut Wpendekatan. Perhitungan kuantitas pembesian pelat dengan metode definitif dihitung menggunakan bar bending schedule dan menghasilkan WBBS. Kemudian hasil dari kedua metode tersebut dibandingkan. Wpendekatan dibagi dengan WBBS, maka diperoleh suatu koefisien α.
Dari penelitian ini didapat beberapa koefisien α yang diperoleh dari beberapa analisis seperti rata-rata langsung, blok ruko, posisi lantai, dan jenis pelat. Kemudian dari analisis tersebut diperoleh nilai α terendah sebesar 0.907 sedangkan tertinggi sebesar 1.387. Dalam menghitung WBQ, koefisien α yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan. Koefisien α kemudian dikalikan dengan Wpendekatan untuk mendapatkan WBQ.
Program Studi Teknik Sipil
Universitas Kristen Petra
2018
Indonesian
S1
Skripsi No. 21012232/SIP/2018; Andre Jayanata (21414012), Wilson Linardo (21414015)
Similar collections by subject
Close
Download QR code