Login
Login
Implementasi pengalaman panca indra pada interior Restoran Bentoya di Surabaya
Indra penglihatan umumnya memainkan peran yang paling dominan dalam interior, seperti warna, material, bentuk, pencahayaan, dan lain-lain. Namun indra lainnya seperti bau, pendengaran, haptic cenderung kurang diperhatikan. Tanpa desain sensorik non-visual, pengalaman pengunjung tidak bisa maksimal. Karena sensasi sensorik non-visual dapat memperkuat persepsi visual pengunjung.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami mengenai pentingnya peranan indra sebagai salah satu instrumen untuk mengalami ruang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan acuan dasar teori menurut Joy Monice Malnar dan mengambil studi kasus restoran Bentoya yang berada di lima mall di Surabaya.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pengalaman panca indra ternyata memiliki peran besar bagi manusia dalam mengalami ruang. Secara keseluruhan, terdapat beragam pengalaman yang melibatkan berbagai indra pada ruang interior di restoran Bentoya. Pengalaman yang beragam dirasakan pengunjung melalui penerapan elemen-elemen khas Jepang yang diterapkan pada tiap restoran Bentoya, mulai dari lantai, dinding, plafon, hingga elemen dekoratif.
Program Studi Desain Interior
Universitas Kristen Petra
2017
Indonesian
S1
Skripsi No. 00011553/DIN/2017; Livia Stefany (41413039)
Similar collections by subject
Close
Download QR code