Login
Login
Studi tentang peran pemangku kepentingan terhadap keberhasilan pelaksanaan bangunan hijau
Keberhasilan dalam menerapkan konsep bangunan hijau tidak bisa lepas dari peran para pemangku kepentingan. Pemangku kepentingan memiliki pengaruh terhadap suatu proyek, sehingga proyek harus dikelola dari pandangan semua pemangku kepentingan, tidak hanya owner dan kontraktor. Rumitnya pengelolaan pemangku kepentingan seringkali menimbulkan konflik. Dengan adanya kesamaan pandangan dan dukungan dari pemangku kepentingan maka diharapkan dapat mencapai keberhasilan dari proyek bangunan hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peranan pemangku kepentingan dalam mempengaruhi keberhasilan perwujudan bangunan hijau dan model yang berkaitan dengan keberhasilan bangunan hijau dan pemangku kepentingan.
Penelitian tentang peran pemangku kepentingan terhadap keberhasilan bangunan hijau ini dilakukan di wilayah Indonesia dengan cara penyebaran kuisioner yang ditujukan kepada kontraktor, konsultan, pemerintah, supplier, dan pemerhati lingkungan. Selanjutnya semau kuisioner yang berhasil terkumpul dianalisis secara statistik, dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM), dan menggunakan program AMOS dan SPSS. Dari hasil analisis didapatkan bahwa peran pemangku kepentingan yang paling berpengaruh terhadapa keberhasilan bangunan hijau adalah dampak pemangku kepentingan.
Program Studi Teknik Sipil
Universitas Kristen Petra
2015
Indonesian
S1
Skripsi No. 21012041/SIP/2015; Retno Minawati (21411017), Lydia Octavia L. (21411111)
Similar collections by subject
Close
Download QR code