Login
Login
Analisa penjadwalan predictive maintenance dan biaya perawatan mesin pellet di PT Charoen Pokphand Indonesia, Sepanjang
Penjadwalan predictive maintenance usulan untuk PT Charoen Pokphand Indonesia meliputi setiap komponen kritis dari mesin pellet. Penentuan distribusi kemudian akan digunakan untuk perhitungan reliability, availability, MTTF serta MTTR yang kemudian digunakan untuk perhitungan Total Biaya Minimum. Total biaya minimum ini bertujuan untuk menentukan interval waktu perawatan dengan mengoptimalkan biaya perawatan.
Hasil perhitungan yang dilakukan untuk penjadwalan predictive maintenance menunjukkan peningkatan availability dari setiap mesin pellet 1 sebesar 1%, mesin pellet 3 sebesar 1%, mesin pellet 4 sebesar 3%. Hasil perhitungan menunjukkan peningkatan reliability dari setiap mesin pellet 1 sebesar 20,55%, mesin pellet 2 sebesar 19,71%. Total biaya perusahaan sesudah predective maintenance dapat diturunkan berkisar antara 12% hingga 90% dari total biaya sebelumnya.
Program Studi Teknik Industri
Universitas Kristen Petra
2014
Indonesian
S1
Skripsi No. 02021758/IND/2014; Ivan Soesetyo (25410016)
Similar collections by subject
Close
Download QR code