Self disclosure kelompok pecandu narkoba dalam rehabilitasi reguler di Yakita Surabaya

Seorang pecandu narkoba merupakan seseorang yang tertutup. Dalam rehabilitasi reguler di Yakita Surbaya, kelompok pecandu belajar untuk mengungkapkan dirinya agar dapat mempersiapkan diri mereka ketika kembali ke masyarakat agar tidak relapse. Kita dapat melihat Keintiman dan kedalaman Self disclosure dalam kelompok pecandu dari empat tahap pengembangan hubungan dari teori penetrasi sosial. Penelitian Self disclosure dalam kelompok pecandu ini berbeda dengan dengan penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang digunakan untuk melihat bagaimanakah keintiman dan kedalaman Self disclosure pada kelompok pecandu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang mendalam. Hasil dari penelitian ini adalah ada terbentuknya keintiman dan kedalaman informasi dalam self disclosure melalui empat tahap pengembangan hubungan yang dilakukan oleh kelompok pecandu. Temuan lainnya adalah adanya faktor yang mempengaruhi pecandu dalam self disclosure, yaitu "siapakah diri kita", "siapakah pendengar kita" "topik" dan "budaya"; rata-rata waktu yang dibutuhkan tiap individu untuk melakukan self disclosure dalam kelompok; hingga pola jaringan kelompok all channel yang mempengaruhi self disclosure kelompok pecandu narkoba dalam program rehabilitasi reguler di Yakita.

FRICILIA ANNIE DIMPUDUS R. OTTO BAMBANG WAHJUDI (Advisor 1); Kartika Bayu Primasanti (Advisor 2); WOLLY BAKTIONO (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 10010691/KOM/2011; Fricilia Dimpudus (51406150) COMMUNICATION IN SMALL GROUPS; COMMUNICATION

Files