Penelitian ini membandingkan dua jenis metode pengakuan pendapataii
yang berlaku untuk perusahaan konstruksi yaitu metode percentage of completion
dan metode completed-contract. Objek yang diteliti dalah PT. X yang merupakan
perusahaan konstruksi yang selama ini mengakui pendapatannya berdasarkan cash
basis. Penelitian ini menerapkan metode percentage of completion dan metode
completed-contract untuk memilih salah satu metode tersebut yang dapat
meningkatkan ketajaman analisis kinerja keuangan PT. X, di mana alat analisis
kinerja keuangan yang dipakai adalah rasio-rasio keuangan.
Berdasarkan penelitian ini, penulis berkesimpulan bahwa metode
percentage of completion memiliki kelebihan dalam meningkatkan ketajaman
analisis kinerja keuangan di PT. X tersebut dibandingkan dengan metode
completed-contract.