Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-bangsa, sudah menetapkan batik sebagai warisan dunia. Sebagai salah satu aset budaya lndonesia, pelestarian budaya batik juga menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat, tak terkecuali para akademisi. Dr. Laksmi Kusuma Wardani, S.Sn., M.Ds., Dra. Sriti Mayang Sari., M.Sn dan Aniendya Christianna, S.Sn., M.Med.Kom, pengajar dari Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen Petra mengadakan pelatihan batik colet bagi siswa siswi sekolah dasar di Surabaya. Program pelatihan ini merupakan bagian dari program Iptek Bagi Masyarakat (IbM) yang berhasil mendapatkan dana hibah dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).