Ivana Kurniawati mempunyai kesukaan membaca buku baru tiga tahun lalu, atau sejak masuk bangku kuliah di Universitas Kristen Petra (UK.Petra). Namun keinginan untuk membaca buku membuncah sejak kecil karena di kotanya tak ada toko buku. Tak heran, sejak menggemari buku, Ivana menjadi aktivis di komunitas pecandu buku. Kehidupannya pun berjalan layaknya remaja seusianya. Menginjak bangku kuliah di Fakultas Seni dan Desain UK Petra, Ivana benar-benar memanfaatkan Surabaya sebagai 'pelampiasan' rasa penasaran akan buku. Dia mulai menyukai buku-buku karya maestro sastrawan, Pramoedya Ananta Toer. Buku-buku seperti Bumi Manusia, Jejak Langkah dan Rumah Kaca dilahapnya.