Pakar otomotif Prof. Dr. Willyanto Anggono, S.T., M.Sc., dosen Automotive Petra Christian University (PCU) Surabaya, menanggapi ramainya laporan motor yang brebet dan mogok usai mengisi bahan bakar Pertalite. Persoalan tersebut tidak bisa langsung dikaitkan dengan kandungan etanol pada bahan bakar. Perlu adanya pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai distribusi bahan bakar apakah bahan bakar yang keluar dari SPBU itu sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan pemerintah atau tidak. Juga bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari sistem penyimpanan di SPBU, proses transportasi bahan bakar dari depo, hingga kemungkinan kontaminasi air. Penambahan etanol ke dalam bahan bakar sebenarnya memiliki sisi baik dan buruk. Dari sisi positif, etanol memiliki angka oktan tinggi dan bersifat renewable energy karena berasal dari bioetanol. Namun, etanol juga memiliki nilai kalor yang lebih rendah dibandingkan bensin biasa dan bersifat higroskopik, sehingga mudah menyerap air serta dapat bersifat korosif terhadap komponen logam atau karet dalam mesin.