Harga emas Antam (Logam Mulia) mengalami tren kenaikan yang sangat signifikan sepanjang tahun 2025. Tercatat selama setahun, kurang lebih kenaikannya mencapai 50-60 persen. Lonjakan ini dinila ibukan sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan sebuah cerminan dari kecemasan mendalam dari para investor terhadap ketidakpastian ekonomi global. Penyebab dari fenomena ini sendiri sangatlah kompleks. Mulai dari eskalasi konflik di berbagai kawasan, kebijakan tarif tinggi dari pemimpin
dunia, hingga retorika politik Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump turut berperan dalam menciptakan iklim investasi yang “liar” saat ini. Dr. Nanik memperingatkan bahwa meroketnya harga emas adalah “sinyal merah” bagi perekonomian global. Sebab kenaikan ini bukan lagi dipicu oleh permintaan normal perhiasan, melainkan krisis kepercayaan
investor yang mulai meninggalkan aset produktif (kripto, saham, deposito, dan lain-lain), hanya demi menyelamatkan harta