Studi menggunakan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari murid kelas V dan VI di SD Kristen Athalia, Tangerang. Data dikumpulkan melalui dua instrumen, yaitu berupa angket motivasi dan berpikir kritis, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dan kemampuan berpikir kritis murid (r = 0,043, p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan oleh pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.