Abu pemberontakan Krakatau: skenario film tentang perlawanan rakyat, trauma kolonial, dan ingatan lintas generasi di Banten

Proyek tesis ini bertujuan mengeksplorasi pelestarian sejarah lokal dan trauma kolektif terkait letusan Gunung Krakatau 1883 dan Geger Cilegon 1888 melalui pendekatan kreatif dan penelitian budaya. Penelitian ini menyoroti bagaimana narasi sejarah yang hilang atau dikubur dapat memengaruhi identitas masyarakat, memori kolektif, dan kesadaran sosial. Kerangka teori yang digunakan mencakup teori Postkolonial, Trauma Transgenerasional, dan Konstruksi Sosial untuk memahami bagaimana sisa-sisa sejarah, perlawanan lokal, dan pengalaman traumatis diwariskan lintas generasi serta membentuk persepsi masyarakat saat ini. Metode penelitian kualitatif dilakukan melalui wawancara dengan narasumber lokal, studi arsip, dan observasi lapangan terhadap situs-situs bersejarah. Temuan penelitian diterjemahkan ke dalam bentuk skenario film panjang yang menceritakan perjalanan seorang peneliti muda bernama Ahmad Badrun dalam menggali arsip leluhurnya, menghadapi tekanan korporasi, serta mempertahankan warisan budaya dan memori kolektif. Naskah ini menekankan pentingnya dokumentasi, pengelolaan, dan penyebaran sejarah yang sering terpinggirkan, sekaligus menunjukkan bagaimana kesadaran akan masa lalu dapat membentuk tindakan moral dan tanggung jawab sosial di masa kini. Proyek ini menghasilkan kombinasi analisis akademik dan karya kreatif yang dapat dijadikan sarana edukasi, literasi sejarah, dan refleksi budaya bagi masyarakat luas.

UBAIDIL FITHRI Ribut Basuki (Advisor 1); LUDY OJI PRASTAMA (Advisor 2); Liem Satya Limanta (Examination Committee 1); Dwi Setiawan (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Graduate Thesis Tesis/Theses Tesis No. 02010052/MS/2026; Ubaidil Fithri (H21240005) KRAKATOA (INDONESIA)--ERUPTION, 1883; GENERATIONAL TRAUMA; SOCIAL CONSTRUCTIONISM; POSTCOLONIALISM--INDONESIA

Files