Pengaruh kepercayaan terhadap pemerintah, kepuasan layanan pajak, kesadaran pajak terhadap kepatuhan pajak dengan e-tax system sebagai moderasi

Tujuan - Tujuan dari penelitian adalah menguji pengaruh Kepercayaan terhadap Pemerintah, Kepuasan Layanan Pajak, dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan Pajak. Selain itu, untuk mengetahui apakah e-tax system mampu memperkuat atau memperlemah pengaruh atau hubungan antara faktor-faktor tersebut terhadap kepatuhan pajak. Desain/metode penelitian - Pendekatan teori yang digunakan adalah Slippery Slope Framework dan Theory of Planned Behavior. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian adalah wajib pajak orang pribadi yang mendapatkan penghasilan baik dari pemberi kerja maupun sebagai pengusaha. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online yang disebarkan menggunakan platform database dan Google Form. Sebanyak 230 responden berpartisipasi dalam survei, namun hanya 150 data yang valid dan dapat diolah lebih lanjut. Analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS). Temuan - Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap pemerintah, kepuasan layanan pajak, dan kesadaran pajak berpengaruh terhadap kepatuhan pajak. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa e-tax system dapat memperkuat pengaruh kepercayan terhadap kepatuhan pajak. Pemanfaatan e-tax system hanya efektif dalam meningkatkan kepatuhan apabila didukung oleh tingkat kepercayaan wajib pajak yang tinggi terhadap pemerintah. Pemerintah perlu meningkatkan kualitas e-tax system untuk meningkatkan kepuasan layanan dan kesadaran perpajakan sehingga berdampak pada kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan. Keterbatasan hasil penelitian/implikasi penelitian – Implementasi e-tax system dinilai sebagai suatu hal yang harus dilakukan oleh otoritas pajak sebagai bentuk adaptasi di era digitalisasi. Oleh karena itu, otoritas pajak perlu mengidentifikasi faktor psikologis wajib pajak seperti kepercayaan, kepuasan, dan kesadaran agar dapat menentukan langkah-langkah pencegahan terhadap penghindaran peraturan perpajakan. Originalitas/Value penelitian – Penelitian sebelumnya umumnya menitikberatkan pada faktor-faktor seperti sanksi pajak, tarif pajak, dan pengetahuan perpajakan. Sedangkan, dalam penelitian ini mengeksplorasi peran faktor psikologis, yaitu kepercayaan terhadap pemerintah, kepuasan layanan pajak, dan kesadaran pajak, dengan e-tax system sebagai variabel moderasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menunjukkan bahwa digitalisasi perpajakan tidak secara otomatis meningkatkan kepatuhan, melainkan sangat bergantung pada persepsi dan kesiapan wajib pajak dalam menggunakan sistem tersebut. Temuan ini menawarkan implikasi teoritis, kebijakan, dan praktis bagi otoritas pajak dalam merancang sistem e-tax yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada peningkatan kepercayaan, kualitas layanan, dan pemahaman wajib pajak untuk memperkuat kepatuhan pajak secara berkelanjutan.

SAMUEL THOMAS CORNELIUS Yenni Mangoting (Advisor 1); Dean Charlos Padji Dogi, S.Ak., M.M. (Advisor 2); Elisa Tjondro (Examination Committee 1); Agus Arianto Toly, S.E., M.S.A., Ak. (Examination Committee 2) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Skripsi/Undergraduate Thesis Skripsi No. 32011200/AKT/2026; Samuel Thomas Cornelius (D12220115) TAXPAYER COMPLIANCE

Files