Penelitian ini merupakan analisis komparatif strategi kontrol untuk sistem photovoltaic surya terhubung jaringan menggunakan Solid-State Transformer (SST). Studi ini mengevaluasi dua metode kontrol: Proportional-Integral Hysteresis Current Control dan Voltage Model Predictive Control untuk konfigurasi sistem SST tiga tahap. Sistem dirancang untuk mengintegrasikan solar PV ke jaringan listrik dan terdiri dari inverter DC-AC, High Frequency Transformer (HFT), serta inverter terhubung jaringan dengan strategi kontrol lanjutan. Model simulasi dirancang dalam MATLAB/Simulink untuk memvalidasi karakteristik operasional kedua strategi kontrol. Metode PI-HCC menunjukkan performa yang lebih rendah, yang ditandai dengan akumulasi error yang memerlukan aksi respons korektif dan pembangkitan ripple berlebihan pada gelombang sinusoidal. Sebagai perbandingan, VMPC-HCC menunjukkan performa superior dengan aksi kontrol yang lebih cepat mencapai konvergensi, reduksi ripple arus dari aksi switching, peningkatan aksi kontrol DC-link, dan menghasilkan keluaran arus sinusoidal yang bersih, sambil mempertahankan injeksi arus grid yang stabil. Analisis menunjukkan bahwa VMPC-HCC memberikan aksi kontrol yang lebih akurat melalui mekanisme optimasi prediktif dan minimisasi fungsi biaya. Dengan mengoptimalkan amplitudo arus referensi, VMPC memungkinkan pengendali arus histeresis (HCC) untuk melacak arus dalam pita yang telah ditetapkan, menghasilkan kontrol frekuensi switching adaptif meskipun terjadi perubahan dinamis pada sistem. Studi ini mengkonfirmasi bahwa VMPC merupakan alternatif yang viable untuk kontrol PI konvensional pada sistem SST, menawarkan peningkatan stabilitas, respons yang lebih cepat, dan kualitas gelombang yang lebih baik untuk aplikasi photovoltaic on-grid.