Pariwisata kuliner telah menjadi daya tarik utama dalam perjalanan internasional, termasuk bagi wisatawan Indonesia yang mengunjungi Bangkok, Thailand, di mana makanan lokal yang autentik memberikan pengalaman emosional dan budaya yang mendalam. Namun, masih minim penelitian yang secara kuantitatif mengkaji hubungan antara food involvement, memorable food experience, dan niat beli kembali dalam konteks wisatawan Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh food involvement terhadap memorable food experience dan niat beli kembali, serta pengaruh memorable food experience terhadap niat beli kembali. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif kausal dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Sampel sebanyak 101 wisatawan Indonesia yang pernah mencicipi makanan lokal di Bangkok diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online dengan menggunakan metode purposive sampling. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa food involvement memiliki pengaruh yang signifikan terhadap memorable food experience dan niat beli kembali, sedangkan memorable food experience tidak menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap niat beli kembali. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa pelaku bisnis kuliner dan pemasar destinasi perlu merancang strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan wisatawan terhadap makanan lokal guna membangun loyalitas dan meningkatkan daya tarik destinasi Bangkok sebagai pusat wisata kuliner.