Pelestarian Batik, mau dibawa ke mana?, Kecintaan untuk membangun negeri, tidak bisa Petranesian lakukan sendiri, harus saling berkolaborasi. Perpustakaan Petra Christian University (PCU) membawa semangat berkolaborasi dan mengedukasi melalui momen Gelar Wicara bertajuk “Pentahelix-Batik: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Masa Depan Batik”, 16 Oktober 2025. Sementara itu untuk membangun jembatan mode dan budaya dalam “Reimagine to Revision” Petra Christian University (PCU), Surabaya menjadi tuan rumah bagi sebuah inisiatif internasional yang transformative bertajuk “Reimagine to Revision – The Making of Couture Fashion.” Atelier dan diskusi panel intensif mulai 13 hingga 17 Oktober 2025 ini dipimpin langsung oleh Voravaj Varazatiravatt, pendiri dan direktur kreatif Atelier VORAVAJ dari Thailand, yang melibatkan berkolaborasi aktif dengan beberapa mahasiswa DFT PCU serta mahasiswa dari Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand. Acara selama lima hari berturut-turut tersebut juga didukung oleh Chao Phya Abhai Raja Siammanukulkij Foundation ini fokus pada penggunaan fashion sebagai sarana untuk perubahan sosial yang positif. Koleksi couture hasil atelier tersebut berupa satu gaun itu diberi judul “Ingredients of Contrast and Hope,” akan dipresentasikan dalam pameran seni di Bangkok, Thailand, pada bulan November mendatang. Dan Dalam upaya berkelanjutan untuk memberdayakan wirausahawan muda dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Petra Christian University (PCU) melalui Sentra Inovasi dan Kewirausahaan (SIK) menggelar "Glow Economy: Beautypreneurs Take the Lead". Sebanyak 35 UMKM di sektor food & beverages, kerajinan, dan fashion & tekstil memamerkan produknya dalam Beauty Expo & Bazaar yang berlangsung pada 17 Oktober 2025 di Gedung Q, Kampus Timur PCU itu. Dr. Pwee Leng, S.E., S.H., M.Kom., Ketua SIK PCU merinci, seluruh UMKM yang berpartisipasi merupakan UMKM Binaan SIK PCU melalui Program LEAP, Wahana Visi Indonesia, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya, LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) PCU kepada Paguyuban UMKM di Siwalankerto dan Wonocolo, serta Peserta Umum dari Masyarakat dan Mahasiswa. Semua UMKM yang mengajukan diri untuk memperoleh kesempatan kurasi dan pendanaan telah melewati tahap seleksi awal.