Perkembangan industri fashion di Indonesia mendorong munculnya segmen pasar yang lebih spesifik, salah satunya adalah womenswear ready-to-wear deluxe yang menggabungkan estetika, kenyamanan, dan eksklusivitas. Perancangan ini merespons kebutuhan wanita generasi milenial yang berusia 29-44 tahun, dengan gaya hidup aktif dan modern, terhadap busana yang tidak hanya stylish tetapi juga merepresentasikan identitas diri. Berdasarkan pengamatan saat magang di Saroong Atelier Jakarta, ditemukan bahwa gaya feminin masih menjadi favorit dan teknik quilting mulai diminati sebagai dekorasi busana, meskipun penggunaannya dalam industri fashion Indonesia masih terbatas. Oleh karena itu, perancangan ini mengangkat teknik quilting sebagai struktur dekorasi utama pada koleksi busana ready-to-wear deluxe. Teknik quilting diaplikasikan dengan memanfaatkan kain perca sebagai material pengisi, menciptakan tekstur unik yang menambah nilai estetika dan keberlanjutan. Koleksi ini terdiri dari lima tampilan busana untuk acara formal dan semi-formal, dirancang untuk wanita urban di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Melalui pendekatan desain yang mempertimbangkan fungsi, keindahan, dan karakter konsumen milenial, perancangan ini menghasilkan karya busana yang harmonis, wearable, dan inovatif. Proyek ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan pribadi desainer muda, tetapi juga bagi institusi pendidikan dan masyarakat luas sebagai bagian dari kontribusi terhadap pertumbuhan industri fashion lokal.