Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi brand activation yang diterapkan oleh Sekolah Enuma dalam meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan pengguna, khususnya melalui pendekatan digital yang dikelola oleh agensi kreatif Garis Temu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) untuk memahami bagaimana pengguna merespons berbagai bentuk aktivasi merek yang dilakukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas digital, dan analisis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi brand activation berbasis interaksi digital, seperti kampanye edukatif dan konten interaktif, berhasil menarik perhatian dan membangun hubungan emosional dengan pengguna. Aktivasi yang dilakukan oleh Garis Temu terbukti mampu meningkatkan awareness, partisipasi, dan loyalitas pengguna terhadap aplikasi Sekolah Enuma.