Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan instruksional (Instructional Leadership) terhadap efektivitas guru (Teacher Effectiveness), dengan mempertimbangkan peran mediasi dari efikasi diri guru (Teacher Self-efficacy) dan kolaborasi antar guru (Teacher Collaboration). Fokus penelitian ini adalah para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kristen X. Model konseptual penelitian dibangun berdasarkan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dan data dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS). 104 responden guru PAUD terlibat dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa Instructional Leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Teacher Effectiveness, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Teacher Collaboration dan Teacher Self-efficacy. Temuan ini memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah yang mendorong pencapaian tujuan akademik, memberikan dukungan profesional, serta mendorong partisipasi dan kolaborasi dapat meningkatkan keyakinan guru terhadap kemampuannya serta memperkuat efektivitas pengajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model efektivitas guru dan kontribusi praktis bagi yayasan pendidikan dalam merancang program peningkatan profesionalisme guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara berkelanjutan.