Login
Login
Analsis filosofi persegi sator dan kaitannya dengan narasi film "Tenet"
Konsep waktu adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan menjadi tema yang sering diangkat dalam karya seni, termasuk film. Salah satu film yang menyoroti waktu secara unik adalah TENET karya Christopher Nolan, yang mengusung narasi kompleks berbasis entropi dan kausalitas terbalik. Alur cerita yang berjalan maju dan mundur secara simultan menjadikan film ini menantang untuk dipahami secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai makna simbolik dan struktur naratif film TENET dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, yang mencakup analisis tiga lapis: denotasi, konotasi, dan mitos. Selain itu, kajian ini juga menelusuri keterkaitan film dengan Persegi Sator, palindrom Latin kuno yang diyakini sebagai sumber inspirasinya. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen-elemen dari Persegi Sator secara implisit terdistribusi dalam karakter, konflik, dan sistem waktu dalam film, membentuk struktur mitologis modern tentang perlindungan dan ketertiban dalam kekacauan. Dengan demikian, TENET tidak hanya tampil sebagai film fiksi ilmiah, tetapi juga sebagai medium refleksi filosofis tentang waktu, tanggung jawab, dan kebebasan dalam ketidakpastian.
Program Studi Desain Komunikasi Visual
Universitas Kristen Petra
2025
Indonesian
S1
Skripsi No. 00024351/DKV/2025; William Manasye Sufiady (E12210262)
Similar collections by subject
No similar collection available.
Close
Download QR code