Fasilitas pertunjukan, dan pameran kultur pop di Surabaya (FKPS)
Banyak pelaku seni yang kurang mendapatkan sarana pemberitaan, panggung, dan apresiasi yang layak di Indonesia, kuranya apresiasi dan pemberitaan tak jarang menimbulkan kepunahan pelaku seni di bidangnya. Belum ada tempat secara aktif dan nyata mampu memberikan panggung, dan sarana pemberitaan yang mampu mengintertain sebuah produk kultur pop dan menimbulkan rasa apresiasi seni bagi para penikmatnya. Melihat keberhasilan luar negeri dengan industri hiburan dengan Kultur Pop melimpah seperti Amerika, Korea, dan Jepang yang memiliki bangunan berdedikasi untuk memberikan panggung, dan penyiaran yang mampu memberikan intertain yang layak untuk berbagai bidang Kultur Pop yang dikonsumsi masyarakat, menunjukkan peran bangunan sebagai media komunikasi antara pelaku dengan produk kultur popnya dengan penikmatnya.
ATMAJAYA FELIX WIRYA
Ir. Riduan Sukardi, M.T. (Advisor 1); Ir. V.P. Nugroho Susilo, M.Bdg.Sc. (Examination Committee 1); Rully Damayanti (Examination Committee 2); Luciana Kristanto, S.T., M.T. (Examination Committee 3); Irwan Santoso (Examination Committee 4); Timoticin Kwanda (Examination Committee 5); Ir. Andhi Wijaya, M.T. (Examination Committee 6); Bram Michael Wayne, S.T., M.Ars. (English) Universitas Kristen PetraIndonesian
Digital Theses Undergraduate ThesisLaporan Perancangan ArsitekturLaporan Perancangan Arsitektur No. 03024606/ARS/2024; Atmajaya felix wirya (B12190109)
CENTERS FOR THE PERFORMING ARTS--DESIGNS AND PLANS; POP CULTURE; THEATERS--DESIGNS AND PLANS; THEATERS--EXHIBITIONS