Business Matching yang merupakan kegiatan utama Inkubator Bisnis Teknologi Petra mempertemukan tenant asuhan dengan investor potensial. Menurut Kepala Sentra Inovasi Dan Kewirausahaan UK Petra, Felix Pasila, S.T., Ph.D mengatakan event ini merupakan pertemuan 14 tenant asuhan IBT Petra dengan investor potensial. Oleh Karena itu harapannya melalui pertemuan ini akan ada para invest di tenant asuhan Petra yang sekaligus mendukung IBT Petra. Selain itu melalui Forum Nasional Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) pada Desember 2018, pemerintah melalui Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mendorong perguruan tinggi untuk memiliki (IBT) yang produktif. Salah satu bukti bahwa pemerintah ingin mendorong perguruan tinggi untuk memiliki (IBT) yang produktif yaitu pada tahun 2019 pemerintah memberikan hibah sebesar 300 juta kepada 25 IBT yang ada di Indonesia salah satunya UK Petra. IBT Petra sendiri sudah berdiri sejak September 2018 sebagai bagian dari Pusat Penelitian di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Petra. IBT Petra berfokus melayanistartup di bidang Energi Terbarukan dan IT yang berada di wilayah Jawa Timur. Saat ini jumlah IBT Petra memiliki 14 tenant diantaranya yaitu dosen,mahasiswa,masyarakat umum atau startup yang bergerak di bidang energi terbarukan atau startup IT.