CV Jesselyne merupakan perusahaan manufaktur dalam produksi bantal dan guling. Saat ini, perusahaan beroperasi tanpa memiliki kebijakan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Untuk alasan ini, perusahaan ingin dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan mengambil tindakan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya. Kajian dilakukan dengan pendekatan Hazard Identification Risk Assessment Risk Control (HIRARC) untuk memenuhi ekspektasi perusahaan. Tahap awal penelitian adalah melakukan observasi lapangan langsung disertai wawancara dengan karyawan yang bekerja di CV Jesselyne. Setelah dilakukan analisis, dari kondisi awal ditemukan 17 potensi bahaya yang terdiri dari 1 potensi bahaya dengan peringkat risiko ekstrim, 8 potensi bahaya dengan kategori peringkat risiko tinggi, dan 8 potensi bahaya dengan kategori peringkat risiko sedang. Jika proposal yang diberikan diperankan oleh perusahaan, maka terdapat potensi penurunan hazard menjadi 7 hazard yang memiliki nilai peringkat risiko sedang dan 10 hazard yang memiliki nilai peringkat risiko rendah.