Fasilitas pendampingan pemulihan wanita trauma akibat kekerasan seksual di Bali

Desain Fasilitas Pendampingan Pemulihan Wanita Trauma Akibat Kekerasan Seksuan di Bali ini dilatar belakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia termasuk di Bali, namun hanya sedikit yang akhirnya mendapatkan pelayanan. Maka dari itu tempat ini merupakan tempat untuk membantu memulihkan rasa trauma yang ada, sehingga nantinya pengguna akan siap kembali terjun di masyarakat. Gangguan psikis yang membuat perilaku seseorang menjadi berubah merupakan masalah utama, sehingga menggunakan konsep healing architecture yang didukung dengan desain biofilik sehingga dapat menciptakan ruang-ruang (baik pada ruang luar maupun ruang dalam) yang dapat menyembuhkan psikis penggunanya. Pengolahan ruang dengan menggunakan berbagai macam elemen arsitekturalnya, dan didesain dengan pendalaman karakter ruang yang dapat membantu membentuk kualitas ruang sehingga dapat membantu penggunanya merasa nyaman, aman, dan dapat membantu menyembuhkan psikis penggunanya.

AURELIA EVELYM SENTOSO Frans Soehartono (Advisor 2); Roni Anggoro, S.T., M.A.Arch. (Advisor and Examination Committee); Ir. Riduan Sukardi, M.T. (Advisor 3); Elvina Shanggrama Wijaya (Advisor 4); Bramasta Putra Redyantanu (Examination Committee 1); Ir. Andhi Wijaya, M.T. (Examination Committee 2); Danny Santoso Mintorogo (Examination Committee 3) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No. 01024257/ARS/2021; Aurelia Evelym Sentoso (B12170135) REHABILITATION CENTERS-DESIGNS AND PLANS; WOMEN-MENTAL HEALTH SERVICES-DESIGNS AND PLANS

Files