Pusat rehabilitasi penderita depresi untuk generasi Z di Surabaya

Jumlah generasi Z di Indonesia yang menderita depresi di Indonesia terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Akan tetapi, hal ini tidak diimbangi dengan jumlah fasilitas kesehatan mental yang memadai. Melalui pengaplikasian terapi hortikultural dan integrasi alam pada desain bangunan, pusat rehabilitasi penderita depresi untuk generasi Z di Surabaya dimaksudkan untuk mewadahi penderita depresi di kalangan remaja (umur 15-24 tahun) untuk mendapatkan diagnosa, pengobatan serta terapi yang tepat untuk kesembuhan mereka. Melihat fungsi bangunan sebagai pusat rehabilitasi, maka pendekatan yang dipilih adalah pendekatan perilaku dimana setiap pemecahan masalah desain akan didasarkan pada perilaku pengguna bangunan agar terbentuk desain yang dapat memodifikasi perilaku pasien. Kemudian, kebutuhan pasien ditranslasikan ke arsitektur melalui pendalaman karakter ruang yang dikhususkan untuk pasien rawat inap.

STELLA Danny Santoso Mintorogo (Advisor 2); Altrerosje Asri (Advisor 1); Elvina Shanggrama Wijaya (Advisor 3); Ir. Benny Poerbantanoe, MSP. (Examination Committee 2); Roni Anggoro, S.T., M.A.Arch. (Examination Committee 1); Ir. Markus Ignatio Aditjipto, M.Arch. (Examination Committee 3) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Laporan Perancangan Arsitektur Laporan Perancangan Arsitektur No. 01024099/ARS/2020; Stella (22416094) REHABILITATION CENTERS--DESIGNS AND PLANS; MENTAL HEALTH FACILITIES--DESIGN AND CONSTRUCTION

Files