Perancangan interior sentra galeri dan workshop kerajinan kayu di Blora, Jawa Tengah

Tempat/wadah yang tidak sempurna untuk melakukan aktivitas produksi maupun jual beli dapat menurunkan minat pembeli. Furniture kayu ini berasal dari akar limbah yang sudah tidak digunakan lagi dan banyak diolah maupun dijual dipinggiran jalan raya. Dengan adanya perancangan interior galeri dan workshop ini diharapkan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat khususnya para pengrajin. Manfaat lain yang diperoleh yaitu dapat meningkatkan potensi lokalitas, memperkenalkan soft skill maupun hard skill dari para pengrajin kayu, meningkatkan nilai edukatif, rekreatif, interaktif bagi masyarakat dan mengurangi permasalahan lingkungan. Pada perancangan ini menggunakan pendekatan Human Centered Design yang terlaksana dari perilaku tradisi masyarakat setempat dalam konteks natural. Proses perancangan ini mengangkat konsep desain “Locana Wood” yang terdiri dari dua arti yaitu Localisme dan Naturalisme. Implementasi Localisme diterapkan agar masyarakat merasakan tradisi kesetempatan berupa pemikiran, sistem, falsafah hidup dan nilai yang terkandung didalamnya. Dalam hal ini material lokal digunakan untuk perancangan desain dan sumber daya manusia yang digunakan dari pengrajin lokal. Sedangkan implementasi Naturalisme yaitu menerapkan elemen unsur alam dan menciptakan desain untuk melayani manusia.

NOVIA CHRISTINA Sherly De Yong (Advisor 1); Lucky Basuki (Advisor 2); Laksmi Kusuma Wardani (Examination Committee 1) Universitas Kristen Petra Indonesian Digital Theses Undergraduate Thesis Perancangan Interior Perancangan Interior No. 00021849/ DIN/2019; Novia Christina (41415137) INTERIOR DECORATION; ART GALLERIES, COMMERCIAL; ART CENTERS

Files